Kegiatan ekstrakurikuler adalah program
pendidikan yang alokasi waktunya tidak ditetapkan dalam kurikulum. Kegiatan
ekstra-kurikuler merupakan perangkat operasional (supplement dan complements)
kurikulum, yang perlu disusun dan dituangkan dalam rencana kerja
tahunan/kalender pendidikan satuan pendidikan. Kegiatan ekstra-kurikuler
menjembatani kebutuhan perkembangan peserta didik yang berbeda; seperti
perbedaan rasa akan nilai moral
dan sikap, kemampuan, dan kreativitas. Melalui partisipasinya dalam kegiatan
ekstrakurikuler peserta didik dapat belajar dan mengembangkan kemampuan
berkomunikasi, bekerja sama dengan orang lain, serta menemukan dan
mengembangkan potensinya. Kegiatan ekstrakurikuler juga memberikan manfaat
sosial yang besar.
Kegiatan ekstra kurikuler yang dikembangkan di SDN 01 Nambangan Kidul,
yang terdiri atas:
1. Kegiatan Ekstra
Kurikuler Wajib : Pendidikan Kepramukaan
Pendidikan
kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan
sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinfocement) perwujudan
sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren dengan
pengembangan sikap dan kecakapan dalam pendidikan kepramukaan. Dengan demikian
pencapaian Kompetensi Inti Sikap Spiritual (KI-1), Sikap Sosial (KI-2), dan
Keterampilan (KI-3) memperoleh penguatan bermakna (meaningfull learning) melalui fasilitasi sistemik-adaptif
pendidikan kepramukaan di lingkungan satuan pendidikan. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah
dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan,
sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip
Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan
watak, akhlak, dan budi pekerti luhur
Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan
kegiatan–kegiatan melalui di lingkungan sekolah (intramural) dan di luar sekolah (ekstramural) sebagai upaya memperkuat
proses pembentukan karakter bangsa yang berbudi pekerti luhur sesuai dengan
nilai dan moral Pancasila. Pendidikan Kepramukaan dinilai sangat penting.
Melalui pendidikan kepramukaan akan timbul rasa memiliki, saling tolong menolong,
mencintai tanah air dan mencintai alam. Karenanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewajibkan setiap
sekolah melaksanakan ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan.
Koherensi
proses pembelajaran yang memadukan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler,
didasarkan pada dua alasan dalam menjadikan Pendidikan Kepramukaan sebagai
Ekstrakurikuler Wajib. Pertama, dasar
legalitasnya jelas yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan
Pramuka. Kedua, pendidikan
kepramukaan mengajarkan banyak nilai-nilai, mulai dari nilai-nilai Ketuhanan,
kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan,
sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. Dari sisi legalitas pendidikan
kepramukaan merupakan imperatif yang bersifat nasional, hal itu tertuang dalam
Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.
2. Kegiatan
Ekstra Kurikuler Pilihan
Kegiatan Ekstrakurikuler Pilihan
diberikan kepada siswa sebagai wadah untuk mengembangkan bakat, minat
dan kreatifitas masing-masing siswa. Setiap siswa memiliki kebebasan untuk
memilih maksimal dua jenis kegiatan Ekstra Kurikuler pada kelompok yang berbeda.
Kelompok Kegiatan Ekstrakurikuler Pilihan
yang dilaksanakan
1. Seni Tari
a.Tujuan Kegiatan
-
Mendidik anak mengenal kesenian tari.
-
Peduli terhadap lingkungan
- Bersosialisasi dengan lingkungan
b.
Sasaran Kegiatan
Yang
menjadi sasaran kegiatan ektra kurikuler seni tari ini adalah seluruh siswa SDN 01 Nambangan Kidul
kelas 1, 2, 3 dan 4 yang berminat untuk
mengembangkan potensi seni yang dimilikinya untuk lebih berkembang dan berdaya
saing. Selain siswa juga guru yang memiliki potensi seni untuk di aplikasikan
dan diamalkan untuk kemajuan pendidikan seni ditempatnya bertugas.
2. Seni Musik Tradisional
a.
Maksud Dan Tujuan
Maksud dan tujuan Seni music Tradisional adalah:
1. Meningkatkan
kreatifitas anak
2. Menumbuhkan
rasa Percaya diri
3. Menumbuhkembangkan minat dan bakat siswa sesuai dengan
karakter siswa
4. Melestarikan
seni Tradisional agar tidak terpengaruh budaya asing dan tidak punah.
b.
Program Kegiatan
Program Kegiatan seni musik Tradisional adalah:
1. Pengenalan
not-not angka dan balok
2. Pengenalan
macam-macam gending jawa
3.
Memadukan jenis-jenis lagu / gending untuk mengiringi di acara pentas
seni
4. Penampilan variasi musik tradisional, gaya dan
lagu/ gending
5. Mengikuti Lomba-lomba kerawitan yang diiringi musik tradisional / gamelan



Komentar
Posting Komentar